Resensi "DIKATAKAN ATAU TIDAK DIKATAKAN, ITU TETAP CINTA"
Memahami Indahnya Cinta Lewat Sajak
Finally,
aku punya dan telah selesai membaca buku ini. Soalnya emang penasaran banget.
Hihihi ini koleksi karya Tere Liye-ku hadiah dari “Someone”. Pas liat buku ini, ups tipis banget. Ya, Cuma 72 halaman,
berbeda dengan buku-buku bang Tere biasanya, buku ini sekali kedip juga udah
beres bacanya J
Cinta, adalah satu hal yang tak kan ada habisnya bila dibahas. Karena
cinta, banyak muda-mudi lepas kendali akan hakikat cinta yang sebenarnya.
Buru-buru menyatakan cinta yang belum waktunya, takut sekali kekasih hatinya
disambar orang lain. Padahal, dikatakan ataupun tidak, perasaan yang terlanjur
tumbuh itu tetap cinta namanya. Seperti yang tengah digalakkan oleh Tere Liye
dalam buku terbarunya Dikatakan Atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta,
bahwa banyak sekali nasihat-nasihat yang terabaikan namun seharusnya kita
aplikasikan.
Buku setebal 72 halaman ini berisi sajak-sajak indah tentang memiliki, pun
tentang melepaskan. Sajak tentang pertemuan, juga tentang
perpisahan. Sajak tentang kebahagiaan, juga tentang
kesedihan. Ditambah pula sajak bergurau, bercanda dengan perasaan.
Menariknya 24 sajak yang terdapat dalam buku ini semuanya disertai ilustrasi yang
indah karya eMTe.
“Urusan perasaan kadang tak sesederhana kalkulator. Golongan darah
O menikah dengan golongan darah O, pastilah anaknya O. Tapi benci bertemu
benci, tidak otomatis berpisah, kalau jodoh tidak akan ke mana. Pun cinta
bertemu cinta, tidak otomatis bersatu, kalau tidak jodoh tidak akan terjadi.”
Bagi muda-mudi yang pastinya akan merasakan cinta, atau bahkan tengah
merasakannya, maka pahamilah terlebih dahulu apa arti memiliki dan melepaskan,
lewat pemahaman sederhana indahnya cinta dari sekuil sajak-sajak buah pikiran
Tere Liye ini.
Para pecinta adalah pujangga terbaik yang pernah ada. Dan kasih sayang
pun adalah sumber inspirasi paling deras yang pernah ada. Sekalipun buku
ini sangat tipis, namun isinya kaya akan nasihat yang sarat
makna, hadiahkan sajak-sajak ini untuk orang yang paling kita
sayangi. Agar mereka paham tentang perasaan, Karena
sungguh:“Dikatakan atau tidak dikatakan, itu tetap cinta.”
Aku
dulu mengira sajak itu harus berupa serangkaian kata-kata indah yang penuh
perumpamaan atau symbol. Tapi ternyata sajak yang ditulis dengan kata-kata yang
lugas tapi penuh makna tetap menjadikan rangkaian kalimat itu menjadi indah.
Kumpulan sajak Tere Liye ini membuktikan, seperti semua tulisannya yang pernah
ada, bang Tere tetap konsisten tidak hanya sekedar menulis tetapi tetap
memasukkan nilai dan pemahaman yang baik dalam setiap tulisannya.
Saat
membaca kumpulan sajak ini, rasanya ingin gulung-gulung. Bahasanya sangat
ringan dan mudah dimengerti. Beberapa sajak menggunakan pilihan kata “kawan”
sehingga sajak yang penuh ajakan kebaikan tidak terasa menggurui. Sajak-sajak
dalam buku ini memang tentang cinta dan perasaan yang hampir semua orang pernah
mengalaminya, jadi pas membaca merasa “aku banget” hahaha. Banyak pesan-pesan
yang tersirat mendalam bagi pembacanya, seberapa menyakitkan luka itu,
nikmatilah, peluklah.
Recomended
banget bukunya. Dan nggak bosen walaupun dibaca berkali-kali. Karena baca satu
buku ini cepet banget, tapi pas diulang ya tetep dapet isinya.
Comments
Post a Comment